Telpon : (061) 8214878

INFORMASI

Kegiatan Kopertis >> Workshop Peningkatan Akreditasi Institusi bagi Perguruan Tinggi Swasta
Kegiatan Kopertis >> PERINGATAN HARI IBU
Pengumuman >> Undangan Sosialisasi Aplikasi SIVIDa
Pengumuman >> Sertifikat Serdos Tahun 2017 Yang Sudah Bisa Diambil
Pengumuman >> TERBARU | Undangan Sosialisasi Aplikasi SIMBADA (Operator)
Pengumuman >> TERBARU | Undangan Sosialisasi Aplikasi SIMBADA (Pimpinan)
Pengumuman >> Undangan Kegiatan Kirab Kebangsaan Dan Jalan Sehat 2018
Pengumuman >> The 7th Urecal Tahun 2018
Pengumuman >> Informasi Seminar Nasional Teknologi 2018 (SEMNASTEK 2018)
Pengumuman >> Pelatihan SEM dan Metpen Kualitatif

PENTINGNYA PORTFOLIO CREATIVE


RAKERNAS Kemenristekdikti 2018

  10 Apr 2018     Vahrun   


PENTINGNYA PORTFOLIO CREATIVE

Oleh: Aditya, ST

|Founder DreamARCH Animation|

 

Selamat bertemu kembali :) Mohon maaf, karena beberapa agenda yang penuh belakangan ini, saya jadi terlambat menulis untuk rubrik "Creativepreneur" kita. In Shaa Allah kedepan, kita akan dapat bertemu lebih intens lagi dirubrik ini. Amin.

 

Dikesempatan berikut, saya akan berbagi tentang pentingnya portfolio Creative. Semoga saja memberi manfaat dan inspirasi bagi Anda semua. In Shaa Allah.

 

Oke, kita coba mulai ya ;)

 

Apa itu portfolio? Saya lebih suka menyebutnya sebagai karya atau kreasi yang kita buat dan hasilkan. Mengapa perlu portfolio itu? Jawabannya adalah karena tanpa portfolio (karya), kita tak akan bisa berkompetisi didunia nyatanya (dunia industri/dunia kerja).

 

Ya, tanpa portfolio, orang/pihak lain tak akan tahu apa keahlian dan kompetensi kita. Lalu dampaknya apa? Dampaknya ya kita tak bisa mendapatkan peluang pekerjaan atau project. Terus efeknya apa? Efeknya ya kita tak akan mendapatkan income/penghasilan. Padahal didunia ini kita butuh income untuk bisa memenuhi kebutuhan kita sehari hari.

 

Tak hanya itu saja, kita pun tak akan mendapatkan channel, networking, pengalaman, mitra, partner kerja, dan lainnya. Bila demikian yang terjadi, maka kita tak akan dapat bertahan (survive) di era persaingan yang sangat ketat seperti saat ini. Kita jadi tak berdaya. Kita tak mampu bersaing dan berkompetisi.

 

Oleh karena itu, portfolio memegang peran yang sangat penting bagi kita. Portfolio menjadi "jembatan" penghubung antara diri kita dengan pihak lain, seperti konsumen, client, partner, mitra kerja, investor, dan lainnya.

 

Karenanya, kita harus memiliki portfolio yang berasal dari skill dan passion yang kita punya. Apa saja contoh portfolio itu? Ya sangat banyak, sesuai dengan bidang keahlian (skill) dan passion kita masing masing.

 

Sebagai contoh: bila skill dan passion Anda adalah Animasi, maka Anda bisa membuat portfolio sebuah film Animasi pendek. Bila skill dan passion Anda adalah menulis, maka Anda bisa membuat portfolio sebuah buku ataupun novel. Bila skill dan passion Anda adalah bermain musik, maka Anda bisa membuat portfolio sebuah mini album karya musik Anda. Dan lain sebagainya.

 

Intinya portfolio itu adalah hasil karya atau kreasi yang Anda buat dan ciptakan. Bisa berupa produk ataupun non produk (jasa).

 

Bila berupa non produk, maka Anda bisa membuat portfolio berupa pelatihan, seminar, workshop, bedah buku, talkshow, kompetisi, dan lain sebagainya.

 

Lalu apa itu portfolio Creative? Ya seperti yang telah saya sebut sebelumnya yakni karya dan kreasi yang kita hasilkan; itu semua merupakan karya/portfolio Creative. Intinya adalah bahwa setiap portfolio itu adalah karya Creative, yakni sesuatu yang kita hasilkan dengan kreatifitas yang kita miliki dan dieksekusi oleh skill/keahlian dengan ditopang/didukung oleh passion/minat kita.

 

Meski mungkin kadar kreatifitas setiap orang berbeda beda, ada yang besar dan ada yang kecil, namun semua itu tetap berasal dari sisi Creative yang dimiliki oleh setiap orang. Karena tanpa kreatifitas, portfolio tak akan bisa dihasilkan. Kombinasi dari kreatifitas dan kemauan akan menghasilkan sebuah karya nyata. Itulah portfolio.

 

Maka penting bagi kita untuk memiliki dan membangun portfolio Creative diri kita. Agar pihak lain mengetahui kualitas skill dan kompetensi kita. Sehingga mereka akan tertarik untuk merekrut kita ataupun tertarik untuk bekerjasama dengan kita.

 

Lalu bagaimana cara agar kita dapat membuat portfolio yang menarik bagi pihak/orang lain? Saya akan coba jelaskan diartikel selanjutnya ya. Sabar dulu ;)

 

Oke, sampai disini dulu jumpa kita. Terima kasih atas perhatian Anda semua. Sampai bertemu kembali.

 

Salam Sukses, Salam Creativepreneur ;)